Minggu, 16 Oktober 2016

Random Teks

Bismillahirrahmanirrahim...
Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah bisa mengunjungi laman ini lagi, ntah sudah berapa purnama (ciiieee bahasa terkontaminasi film) :-D
Bingung mau mulai dari mana sebenarnya banyak cerita yang ingin ditulis sich,  mulai dari rutinitas sehari-hari, beberapa petualangan baru yang aku dapat hingga masalah hati yang sulit untuk dimengerti (maklum usia seumuran gue uda waktunya nikah nih).
Kayaknya kali ini pengen cerita soal penantianku terhadap seorang jodoh deh.. uhuk-uhuk...
Uppss... tenang dulu bukan berarti gue uda ngebet banget untuk nikah yaaa. emang sich sebagian teman yang seumuran denganku uda ketemu dengan pasangan hidupnya, jangankan teman seumuran temen yang umurnya jauh di bawahku aja uda pada nikah :-D Ntah ekspresi apa yang harus aku tunjukkan yang pasti bersyukur sich mreka uda pada menemukan jodoh mereka, tappiiiii disisi lain "BAPER" juga liatnya dalam hati bilang "Nahh kapan giliranku Tuhan" yaa berdoa aja lah semoga disegerakan niat baik itu. AAMIIN

But Now,.. aku benar-benar masih menikmati kehidupanku saat ini. Bisa dibilang kehidupanku masih Balance sich. gimana gak balance coba, pagi aku ngamen in shaa alloh nyebar ilmu sampai sore, malam harinya masih ngamen lagi itu berlangsung selama 6 hari huuftt kelihatan monotan yaakk.. tapi tenang dia akhir pekan gue sulalu menghibur diri kog ntah kemana yang pasti tetap enjoy. Ntah kadang ada pikiran disaat aku benar-benar menikmati skenario dari Tuhan ini apakah temen-temen gue yang uda nikah juga menikmati yaa?? ada sich beberapa temen yang uda nikah pada ngeluh kagak bisa liburan lagi kagak bisa happy kayak masih single dulu. Di situ aku jadi berpikir kalau nikah emang benar-benar uda komitmen untuk tanggung jawab uda gak sama dengan masa single dulu. Oleh sebab itu dibalik kegalauan gue liat temen-temen uda pada nikah, gue bener-bener sangat bersyukur masih bisa happy dan sangat-sangat menikmati ini semua.
Sambil berusaha memantaskan diri untuk jodohku kelak,, eecciiiiieeeeee......... aku tahu Tuhan tidak pernah mengingkari janji-janjiNya. Alloh telah mencipkan makhluk secara berpasang-pasangan jadi gak perlu khawatir lahh Alloh pasti uda mempersiapkan yang terbaik dan pantas untuk menjadi Imammu kelak baik itu di Dunia dan di akhirat yang kekal kelak. Aamiin

Minggu, 20 September 2015

Take a Selfie anti mainstream

HAIIIYYYY,,,,,,
Salam hangat dari yang punya akun ini nich.. :-)
Pasti pada penasaran dengan judul yang aku buat ini. kenapa harus pake judul kek gitu??
Take a selfie anti mainstream yaahh aku emang seneng banget dengan dunia photography, aku suka photo tapi aku kurang suka foto yang terlalu expose wajah (yang cara pengambilan fotonya dari depan). dan ini ada beberapa hasil hunting foto aku. Sebelumnya ada hal penting yang mau aku sampaiin, semua foto ini aku ambil dengan kamera ponsel :-) aku belum punya kamera canggih yang katanya mereka sebut DSLR berharap suatu saat aku bisa memilikinya satu. AAMIIN
Ini beberapa contoh foto aku



Untuk Sementara hanya bisa upload ini, untuk yang lain masih da Memori HP :-)

-HOPE-

Assalamualaikum Wr. Wb.
Senang bisa kembali menulis lagi. Banyak hal yang ingin aku ungkapkan dalam tulisan ini. Hmmm... semula laman ini sempat terlupakan ya gegara lupa password.

Hmm... kali ini aku sudah memiliki dunia baru. yaa baru. :-)
Sekarang aku memiliki dunia baru yang aku lakukan setiap hari kecuali hari ahad dan hari besar lain. yuup aku menjadi seorang guru ( masih calon sich sebenarnya ) aku mengabdi di SDN Tambakrejo kecamatan Gurah Kabupaten Kediri. Untuk saat ini aku hanya sebatas membantu guru-guru senior dalam menjalankan tugasnya. But i'm so happy because i have new family, new experience, new student, and new friend's :-)

Banyak harapan semoga aku bisa menjadi apa yang mereka harapkan, khususnya untuk ayah dan bundaku. Kerena beliaulah yang mengingankan aku untuk menjadi seorang guru, semoga aku memang bisa mewujudkan mimpi mereka. AAMIIN

Aku rasa cukup sampai di sini dulu pemanasannya. In Shaa Alloh lain waktu aku akan kembali coret-coret di sini

Selasa, 30 April 2013

-SEBAGIAN WARNAKU-


Terdapatlah seorang gadis lulusan SMP yang bimbang akan melanjutkan studinya kemana lagi. Dalam benakknya saaat itu ia hanya ingin memberikan yang terbaik untuk orang tuanya dan berjanji akan melakukan apapun yang diinginkan oleh orang tuanya. Sampai pada akhirnya ibu dan bapaknya mengadakan musyawarah guna mencapai keputusan yang mufakat. Nah lho keputusan apa ini? Ternyata ibu dan bapak memutuskan untuk memasukkan anak gadis tersebut disalah-satu Madrasah Aliyah Negeri favorit di daerahnya. Bagaikan halilintar yang menyambar disiang hari yang cerah, duniapun berhenti berputar sejenak dan pepohonan menggugurkan daunnya secara seketika tanpa diberi aba-aba (edisi lebay :-)_), semacam itulah perasaan yang dirasakan sang gadis disaat mendengar rencana orang tuanya yang cetaaar membahana. Tapi apa hendak dikata dari awal sang gadis hanya ingin memberikan yang terbaik untuk orang tuanya. Tahukah Anda siapa gadis itu? Ya, itu adalah saya, memang pada awalnya saya merasa ragu jika harus melanjutkan studi ke MAN. Mengapa? Karena pada dasarnya saya adalah jebolan dari SMP, yang notabennya dalam pembelajaran sehari-hari tidak meyentuh pelajaran bahasa Arab dan pelajaran agama lainnya yang lebih menditail, seperti fiqih, aqidah akhlak dan qur’an hadist, paling mentok pelajaran agamanya disuruh menghafal surat-surat pendek (itupun kadang juga tersendat-sendat). Tidak seperti di MTS, paling tidak mereka lebih sering menyentuh pelajaran agamanya. Dalam kata yang lebih simpel saya bisa disebut minder (atau kalah sebelum perang, yach itulah sifat yang sering menghantuiku -_-). Dan dengan dukungan dari orang tua dan keyakinan hati sayapun mengikuti tes tertulis untuk mesuk sekolah tersebut.

Kamis, 18 April 2013

Curahan Hati

Tuhanku yang Maha Penyayang.... aku tidak ingin lagi bermain-main atau tertipu dengan cinta yang setengah-setengah....
Aku letih mengharapkan kebahagiaan dari yang katanya cinta, tapi tak menghormatiku....
Dari yang katanya kesetiaan, tapi mengkhianatiku.... Dan dari yang katanya perhatian, tapi menelantarkanku.
Kuatkanlah aku untuk menegaskan diri terhadap orang-orang yang palsu, untuk menjauhi mereka bagi kedamainku,dan membebaskan diriku bagi jiwa yang mampu untuk mencintaiku dengan seutuhnya..
Wahai yang maha Cinta.. Jadikanlah aku pribadi yang tegas mencintai dengan seutuhnya, agar kau hadiahkan kepadaku belahan jiwa yang mencintaiku dengan seutuhnya.. Amiin